KUNJUNGAN BENCHMARKING PRODI TADRIS BAHASA INDONESIA IAIN KEDIRI KE PRODI TADRIS BAHASA INDONESIA UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Tulungagung, 03 Februari 2022 | Tim Dosen Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri melakukan kunjungan ke Prodi Tadris Bahasa Indonesia UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungangung (UIN  Satu Tulungagung) pada Kamis 03 Februari 2022. Tujuan kunjungan tersebut adalah melakukan studi banding/benchmarking untuk mendapatkan gambaran best practices pengelolaan program studi pada UIN Satu Tulungagung, baik menyangkut pengelolaan Kurikulum MBKM, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, fasilitas sarana prasarana perkuliahan, serta hal lain yang terkait dan menjalin kebersamaan serta kesepahaman dalam meningkatkan kerja sama antar perguruan tinggi Islam. Dalam benchmarking itu pula dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MOA) untuk melakukan kerja sama dengan melakukan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

            Dalam kunjungan ke UIN SATU Tulungagung, Tim Dosen Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri yang terdiri atas lima orang peserta dipimpin oleh Kaprodi TBIN, IAIN Kediri, Dr. Iwan Marwan, M.Hum, disambut oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Satu Tulungagung, Dr. Hj. Binti Maunah, M.Pd.I. beserta jajarannya. Pada acara tersebut, hadir pula Koordinator Prodi Tadris Bahasa Indonesia UIN Satu Tulungagung, Dra. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I. Kunjungan tersebut bukan pertama kalinya bagi Tim Dosen TBIN IAIN Kediri, karena sebelumnya pernah pula mengikuti seminar bertajuk ke-BIPA-an yang diselenggarakan di UIN Satu Tulungagung.

            Dalam kesempatan tersebut, Tim Dosen IAIN Kediri belajar banyak hal, salah satunya adalah pengelolaan program studi dalam rangka mewujudkan tujuan dan visi-misi prodi. Pengelolaan tersebut mencakup Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), upaya peningkatan kompetensi dosen, karya dan kreativitas mahasiswa, fasilitas perkuliahan, dan program-program kegiatan. Dalam kesempatan tersebut juga Dekan FTIK UIN Satu Tulungagung, Dr. Hj. Binti Maunah, M.Pd.I., menjelaskan tentang terobosan-terobosan yang dilakukan sebagai bentuk inovasi dan kreativitas hingga akhirnya beralih status menjadi UIN Satu Tulungagung.

            Benchmarking kemudian ditutup dengan ramah tamah dan berfoto bersama, harapannya hasil benchmarking ini dapat diterapkan di Prodi Tadris Bahasa Indonesia, IAIN Kediri, dan mendapatkan dukungan dari pimpinan IAIN Kediri serta segenap pihak yang terkait. Kerjasama antara UIN Satu Tulungagung dan IAIN Kediri diharapkan dapat ditingkatkan lagi kedepannya, terutama kerjasama dalam ikhwal penerapan MBKM, penelitian, dan pengabdian masyarakat secara kolaboratif.