Kudapan (Kuliah Daring Pukul Delapan) Seri 2 Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri: Karya Sastra Kontemporer dan Transformasi Alih Media

TBIN-IAIN Kediri. Rabu (16/12/20) melalui zoom meeting, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri menggelar kuliah umum bertajuk “Karya Sastra Kontemporer dan Transformasi Alih Media”. Acara ini menghadirkan dua narasumber yang sudah pakar di bidang sastra, yaitu Dr Asep Abbas Abdullah, M.Pd. dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan M.Badrus Solichin, M.A. dari IAIN Kediri. Kuliah umum diikuti kurang lebih 150 mahasiswa, baik mahasiswa Prodi Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri, mahasiswa luar prodi, hingga mahasiswa dari luar kampus.

Kudapan Seri 2 dibuka oleh Kaprodi Tadris Bahasa Indonesia, IAIN Kediri, Dr. Iwan Marwan, M.Hum. Beliau memberikan apresiasi atas diadakannya acara tersebut dan berharap acara ini dapat memberikan manfaat ilmu bagi mahasiswa dan juga membina hubungan kerjasama yang baik antarkampus. Dipandu oleh moderator, Erawati Dwi Lestari, M.Hum, kuliah daring ini berlangsung lancar dan antusias peserta begitu luar biasa terhadap pemaparan pemateri. Pemaparan materi pertama oleh Dr. Asep Abbas Abdullah, M.Pd. dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Pada sesi awal kuliah umum, Dr. Asep menyampaikan tentang seluk beluk puisi kontemporer. Ketua Program Studi di Jurusan Sastra Indonesia UINSA ini juga memberikan contoh-contoh puisi kontemporer dengan berbagai variasi bentuk, seperti Puisi Mbeling, Puisi Tipografi, Puisi yang menentang idiom-idiom, Puisi yang membalik-balikan struktur kata, Puisi yang banyak menggunakan simbol daripada kata-kata atau kalimat, Puisi Konkret, dan Puisi Mantra.

Sesi kedua Kudapan Seri 2 dilanjutkan penyampaian materi oleh Moh. Badrus Solichin, M.A., dosen sastra Indonesia di IAIN Kediri. Beliau memberikan penjelasan tentang penelaahan novel sastra kontemporer. Beberapa contoh ulasan novel yang ditampilkan di antaranya ulasan Novel Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf, novel Dadaisme karya Dewi Sartika, Semusim dan Semusim Lagi karya Andina Dwifatma, dan masih banyak lagi ulasan novel kontemporer yang disampaikan. Perbincangan kuliah tamu berjalan menarik hingga sesi terakhir berlangsung tak menyurutkan antusiasme mahasiswa untuk menyaksikan hingga akhir acara. Acara Kudapan Seri 2 diakhiri dengan foto bersama melalui daring.

oleh: Nurul D.L

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *