Perkaya Wawasan Kebahasaan melalui Kuliah Daring Pukul Delapan (Kudapan) Linguistik Seri 1

IAIN Kediri – Guna menambah wawasan kebahasaan bagi mahasiswa, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri menggelar Kuliah Daring Pukul Delapan (Kudapan) Linguistik Seri 1 pada Rabu, 25 November 2020. Kuliah umum yang dilaksanakan secara daring tersebut menghadirkan Dr. Wahya, M.Hum., dosen Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjajaran, Bandung. Peserta dari kuliah umum tersebut adalah dosen Program Studi Tadris Bahasa Indonesia dan juga mahasiswa/wi angkatan 2020 Program Studi Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri.

Kuliah tamu dibuka oleh Wakil Dekan 1, Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri, Ibu Dr. Hj. Muawanah, M.Pd. Dalam sambutan pembukaannya, beliau memberikan apresiasi terhadap kuliah tamu tersebut sekaligus memberikan semangat kepada mahasiswa agar terus menambah wawasan kebahasaan. Tema yang diusung dalam kuliah umum itu adalah “Memahami Kekhasan dan Kesemestaan Bahasa”. Berlangsung kurang lebih selama dua jam, kegiatan tersebut dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom meeting dan ditayangkan secara langsung melalui official akun youtube Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri. 

Dipandu oleh Nurul Dwi Lestari, M.Pd. sebagai moderator, kuliah umum diawali dengan materi pertama oleh Dr. Wahya, M.Hum. Dosen Sastra Indonesia yang mengajar di Program Pascasarjana untuk S-2 dan S-3 tersebut menjelaskan ciri kekhasan bahasa bahwa setiap bahasa memiliki fonem dan morfem dengan bentuk dan jumlah yang berbeda. Beliau memberikan bukti kekhasan dan kesemestaan bahasa melalui struktur kalimat dari berbagai bahasa, seperti bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, hingga Korea. Penyampaian materi yang menyenangkan dan pemberian contoh yang konkret menjadikan materi mudah dipahami, khususnya bagi mahasiswa semester awal. Setelah itu, dilanjutkan penyampaian materi oleh Dr. Iwan Marwan, M.Hum., mengenai hakikat, sifat, dan bentuk bahasa serta langage, langue and parole dalam konsep bahasa. Dosen yang ahli di bidang linguistik ini lebih menyoroti sifat kekhasan dan kesemestaan bahasa dari sisi linguistik.

Pada akhir kuliah umum, pemateri memberikan pesan kepada mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Kediri bahwa banyak hal menarik dan terpendam yang masih bisa dikaji terkait bahasa. Oleh karena itu, mahasiswa dan juga dosen yang berkecimpung di bidang bahasa haruslah mampu menguak sisi menarik dari bahasa dengan giat melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan membuat PKM (Program Kreativitas Mahasiswa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *